<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Asia-Selatan on Konflik Militer Global</title><link>https://konflikmiliter.com/categories/asia-selatan/</link><description>Recent content in Asia-Selatan on Konflik Militer Global</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Mon, 19 Jan 2026 08:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://konflikmiliter.com/categories/asia-selatan/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Sengketa Himalaya: Konsolidasi Militer di Garis Kontrol Nyata (LAC) India-China</title><link>https://konflikmiliter.com/posts/himalayan-border-conflict/</link><pubDate>Mon, 19 Jan 2026 08:00:00 +0700</pubDate><guid>https://konflikmiliter.com/posts/himalayan-border-conflict/</guid><description>&lt;p&gt;Dataran tinggi Ladakh yang gersang dan dingin kini bukan lagi sekadar benteng alam, melainkan zona militer paling aktif di dunia. Memasuki tahun 2026, apa yang bermula sebagai gesekan sporadis di lembah Galwan beberapa tahun lalu telah bertransformasi menjadi konsolidasi militer permanen. Baik New Delhi maupun Beijing kini telah meninggalkan kebijakan &amp;ldquo;patroli musiman&amp;rdquo; dan beralih ke strategi kehadiran militer sepanjang tahun di wilayah dengan ketinggian di atas 4.000 meter.&lt;/p&gt;
&lt;h3 id="perlombaan-infrastruktur-membangun-di-atas-awan"&gt;Perlombaan Infrastruktur: Membangun di Atas Awan&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Salah satu perubahan paling mencolok di sepanjang Garis Kontrol Nyata (&lt;em&gt;Line of Actual Control&lt;/em&gt; - LAC) adalah masifnya pembangunan infrastruktur yang tetap berlangsung meski di tengah musim dingin ekstrem.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>