<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Militer on Konflik Militer Global</title><link>https://konflikmiliter.com/tags/militer/</link><description>Recent content in Militer on Konflik Militer Global</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Tue, 27 Jan 2026 14:30:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://konflikmiliter.com/tags/militer/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Semenanjung Korea di Titik Didih: Uji Coba Rudal ICBM dan Respon Aliansi</title><link>https://konflikmiliter.com/posts/korean-peninsula-conflict/</link><pubDate>Tue, 27 Jan 2026 14:30:00 +0700</pubDate><guid>https://konflikmiliter.com/posts/korean-peninsula-conflict/</guid><description>&lt;p&gt;Semenanjung Korea mengawali tahun 2026 dengan tensi yang mencapai level tertinggi dalam satu dekade terakhir. Rentetan uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) generasi terbaru oleh Pyongyang telah mengubah kalkulasi pertahanan di kawasan Asia-Pasifik. Tidak lagi sekadar ancaman verbal, pengembangan teknologi &lt;em&gt;solid-fuel&lt;/em&gt; yang memungkinkan peluncuran instan telah memaksa Seoul, Tokyo, dan Washington untuk mempererat integrasi pertahanan mereka ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.&lt;/p&gt;
&lt;h3 id="terobosan-teknologi-hwasong-19-dan-ancaman-solid-fuel"&gt;Terobosan Teknologi: &amp;lsquo;Hwasong-19&amp;rsquo; dan Ancaman Solid-Fuel&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Berbeda dengan rudal berbahan bakar cair yang memerlukan waktu pengisian lama, rudal berbahan bakar padat (&lt;em&gt;solid-fuel&lt;/em&gt;) milik Korea Utara kini dapat dimobilisasi dan diluncurkan dalam hitungan menit dari lokasi tersembunyi.&lt;/p&gt;</description></item><item><title>Eskalasi Konflik Laut China Selatan: Ketegangan Militer AS-China Meningkat di Selat Taiwan</title><link>https://konflikmiliter.com/posts/eskalasi-laut-china-selatan/</link><pubDate>Mon, 27 Oct 2025 10:30:00 +0700</pubDate><guid>https://konflikmiliter.com/posts/eskalasi-laut-china-selatan/</guid><description>&lt;p&gt;Ketegangan militer di kawasan Indo-Pasifik mencapai titik kritis seiring dengan meningkatnya aktivitas angkatan laut Amerika Serikat dan China di Laut China Selatan. Dalam perkembangan terbaru, armada Angkatan Laut AS melakukan operasi Freedom of Navigation (FONOP) yang diperluas di perairan yang diklaim oleh Beijing, memicu respons keras dari pemerintah China.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="latar-belakang-ketegangan-regional"&gt;Latar Belakang Ketegangan Regional&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Laut China Selatan telah menjadi salah satu titik panas geopolitik paling signifikan di abad ke-21. Wilayah ini, yang mencakup jalur perdagangan maritim senilai lebih dari $5 triliun per tahun, diklaim oleh enam negara yang berbeda, dengan China mengklaim sekitar 90% wilayah melalui &amp;ldquo;Nine-Dash Line&amp;rdquo; yang kontroversial.&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>